Annisaakhusnulkh’s Blog

Maret 20, 2009

tugas individu 1

Filed under: tugas — annisaakhusnulkh @ 7:53 am

TUGAS INDIVIDU
FENOMENA PENGGUNAAN INTERNET DI INDONESIA DAN DISELURUH DUNIA
(disusun untuk menyelesaikan tugas individu mata kuliah Marketing E-Commerce)

Di susun oleh :
Annisaa Khusnul Khotimah
NIM. 0610220030

KELAS : BC

Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi
Universitas Brawijaya
2009

Pendahuluan
Electronic commerce atau e-commerce merupakan salah satu teknologi yang berkembang pesat seiring dengan hadirnya internet dalam masyarakat. E-commerce berasal dari EDI (Electronic Data Interchange) yang berkembang pesar di negara-negara yang memiliki jaringan telepon dan komputer. Internet sendiri sudah sangat lazim digunakan sebagai intermediasi dalam melakukan transaksi bisnis .
Banyak aktivitas perdagangan yang dapat dilakukan melalui internet dengan transaksi online, contohnya saja Lelang Online, yang mana dalam lelang online ini penjual serta pembeli akan merasakan keuntungan dan manfaat sebagai berikut :
l Lokasi menjadi tidak masalah (dimanapun)
l Penjual merasa aman karena harga tidak terlalu rendah
l Pembeli yakin harga tidak terlalu mahal
l Meminimalkan biaya transaksi
l Siapa saja bisa menjadi penjual dan pembeli (banyak ke banyak)
– Kalau toko hanya satu ke banyak E-bay : www.ebay.com
– Memiliki 7,7 juta anggota
– Melelang 3,3 juta barang
– Barang dikelompokkan dalam 2.900 kategori
– Tiap hari terjadi penawaran sejumlah 2,9 juta dengan 350 ribu barang terjual
– Sejak 1995 telah mencatat 126 juta penawaran
– Membentuk sebuah komunitas global
– Contoh lain : lelang2000.com

Selain Lelang online contoh sarana lain yang terdapat di internet adalah mailing list, yang mempunyai manfaat sebagai berikut:
l Komunikasi dari banyak ke banyak
l Membangun keterbukaan
l Menyelesaikan masalah bersama
– Tanpa kendala tempat dan waktu
l Membangun sebuah komunitas
– Lingkungan hidup, e-commerce, web design, Kompas, dll
l Tersedia gratis : egroups.com

Manfaat E-Commerce sendiri antara lain :
· Revenue stream baru
· Market exposure, melebarkan jangkauan
· Menurunkan biaya
· Memperpendek waktu product cycle
· Meningkatkan customer loyality
· Meningkatkan value chain

Pengunaan Internet di Indonesia dan di seluruh Dunia
Perkembangan­ e-commerce di Indonesia dimulai sejak tahun 1996 yang dirintis oleh D-net melalui pendirian transaksi online. Terdapat kendala dalam aktivitas online di Indonesia yang meliputi: Akses Internet yang masih “relatif” mahal bagi kebanyakan orang, dimana biasanya pengguna internet di Indonesia memanfaatkan sarana internet dari kantor; Akses masih lambat (bandwidth terbatas). Di lain pihak juga terdapat keoptimisan dalam perkembangan internet di Indonesia yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti: Menjamurnya warung internet, banyaknya perusahaan yang sudah ‘sadar’ internet, situasi ekonomi yang mendukung perdagangan online, semua hal yang menjadi serba e (e-future, e-trade, e-shop, e-business, e-service, e-tail), akses ke Internet tanpa perlu PC (lewat PalmPilot, kabel TV, mesin game, lemari es pintar, dll), telepon selular sudah punya aplikasi e-commerce sehingga memfasilitasi akses internet dari mana saja. munculnya komunikasi pita lebar (broadband) untuk transmisi data kecepatan tinggi (multimedia), dipenuhi oleh perangkat pintar: Scan barcode barang dan segera dikirim penggantinya oleh toko, lemari es pintar akan order barang yang sudah habis secara otomatis, belanja di masa depan akan sederhana dan nyaman tidak ada kendala tempat, waktu, perangkat dan harga akan makin kompetitif dengan adanya integrasi voice dan data serta prinsip ‘learn anywhere anytime’
Data yang diambil dari situs www.internetworldstats.com pada 29 Nopember 2008 menyatakan bahwa dari total keseluruhan penduduk dunia yang berjumlah sekitar 6,676,120,288 jiwa, yang sudah menggunakan internet adalah sebanyak 1.463,632,361 jiwa, dan di Indonesia sendiri pengguna internet yang tercatat adalah sebanyak 25,000,000 dari total jumlah penduduk Indonesia sebanyak 237,512,355 jiwa. Jumlah tersebut membuat Indonesia menduduki posisi ke-5 atas negara dengan pengguna internet terbanyak di dunia.
Banyaknya jumlah pengguna internet tersebut menjadi sebuah fenomena atas suatu momentum yang tepat untuk mempererat kesatuan dari seluruh komunitas dunia, Karena dengan adanya internet yang mengeliminasi jarak dan membuat dunia semakin terasa dekat. Seiring dengan perjalan waktu, jumlah pengguna internet tersebut akan terus meningkat secara signifikan, mungkin bisa mencapai jumlah 2 – 3 milyar jiwa. Dalam situsnya ComScore menyatakan bahwa kebanyakan penguna internet adalah masyarakat dengan usia 15 tahun ke atas yang biasanya menggunakan sarana internet melalui komputer pribadi atau komputer perusahaan mereka. Mengenai hal kewilayahan ComScore menyatakan bahwa kawasan Asia-Pasifiklah yang paling mendominasi penggunaan internet yaitu sebesar kurang lebih 41 persen dari total keseluruhan pengguna internet. Jumlah tersebut bahkan mengungguli dari jumlah pengguna internet di kawasan Eropa yang sebesar persen, Amerika Utara sebesar 18 persen, dan Amerika Latin sebesar 7 persen. Sedangkan apabila pengukuran berdasarkan Negara, maka Negara China lah yang menempati tempat tertinggi sebagai kawasan dengan pengguna internet terbesar dengan jumlah sekitar 180,000,000 jiwa.
Berdasarkan negara, China merupakan negara dengan jumlah pengguna internet terbesar, di mana 180 juta warganya adalah pengguna internet. Amerika Serikat hanya berada di urutan kedua dengan 163 juta pengguna, disusul Jepang dengan 60 juta pengguna. Indonesia sendiri menempati peringkat ke-5 pengguna internet terbanyak di kawasan Asia, menurut data terbaru yang diperoleh dari internetworldstats.com pada 30 Juni 2008.
Berikut ini adalah sumber data yang diambil dari internetworldstats.com, mengenai Negara-negara di kawasan Asia yang menduduki posisi tertingi dalam hal penggunaan internet

Sedangkan menurut grafik dibawah ini, Asia sendiri memiliki jumlah pengguna internet paling banyak dari benua lain.

Dana yang dibelanjakan melalui transaksi online di Internet
Berdasarkan sumber yang diperoleh dalam situs keluargamahasiswaitb.com, untuk dana periklanan secara konvensional yang dikeluarkan oleh perusahaan di Indonesia adalah mencapai jumlah sebesar 70 triliyun rupiah setiap tahunnya, dan untuk iklan perusahaan melalui internet sendiri mencapai jumlah sebesar 80 milyar rupiah. Jumlah tersebut tentu saja masih jauh dari jumlah pengeluaran dari perusahaan di negara maju lain yang man aterdapat pusat pemain besar dalam e-commerce seperti Google, Yahoo, serta Microsoft, dll.

DAFTAR PUSTAKA

Hidayat, Taufik. Google Adsense. 2008. Jakarta: Media kita
www.internetworldstats.com
www.keluargamahasiswaitb.co.id
www.comscore.com
www.matabumi.com

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Tema: Banana Smoothie. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.