E-COMMERCE
UJIAN TENGAH SEMESTER
(disusun untuk menyelesaikan UTS mata kuliah E-Commerce)
Di susun oleh :
Annisaa Khusnul Khotimah
NIM. 0610220030
KELAS : BC
Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi
Universitas Brawijaya
2009
1. Jelaskan bagaimana hubungan E-commerce terhadap supply chain management!
Jawab:
Pada beragam tipe bertransaksi B2B, aktivitas bisnis biasanya dijalankan sepanjang rantai pasokan perusahaan. B2B dapat membuat rantai pasokan lebih efisien dan efektif atau dapat mengubah rantai pasokan secara keseluruhan, memangkas satu atau lebih perantara.
Penerapan B2B menawarkan aktivitas online sehingga mereka dapat melayani seperti halnya rantai pasokan yang menawarkan keunggulan bersaing yang berbeda. Rantai pasokan juga mengarahkan koordinasi dari pesanan secara general. Pesanan pengambilan dan pesanan pemenuhan serta distribusi.
Pada pasar B2B privasi menyajikan suatu perusahaan dengan kekuatan rantai pasokan yang tinggi dan juga kemampuan yang tinggi atas interaksi online. Pada dasarnya menentukan seberapa besar kekuatan tawar dan kendali yang dimiliki oleh perusahaan. Di lain pihak, ikut serta dalam pasar elektronik publik menyajikan bisnis dengan kemampuan penjualan dan pembelian yang tinggi tetapi berdampak pada lemahnya kekuatan rantai pasokan.
Ketika rantai suplai dikelola secara elektronik, biasanya dengan teknologi Web, ini disebut dengan rantai suplai elektronik, yaitu kaitannya dengan E-Commerce, biasa disebut dengan Electronic Supply Chain Management (e-SCM).
Dengan e-SCM perusahaan kini dengan mudah dapat berhubungan dengan banyak pihak tanpa harus bertatap muka atu bepergian sama sekali. Demikian pula pengaturan aliran barang dapat dilakuikan dari satu tempat tertentu, dalam hal ini tidak terdapat batasan bagimasing-masing pihak yang berbisnis atau yang melakukan proses jual-beli karena masing-masing pihak dapat langsung berhubungan antara satu dengan lainnya secara online.
Banyak kemudahan yang didapatkan ketika EC (E-Commerce) digunakan dalam Supply Chain Management. Kemudahan tersebut antara lain :
· Pengambilan pesanan bisa dilakukan melalui Internet, EDI/Internet, atau extranet, dan ini otomatis sepenuhnya.
· Pemenuhan pesanan bisa menjadi cepat apabila produk digitalkan.
· Pembayaran elektronik bisa mempercepat siklus pemenuhan pesanan dan periode penyampaian pembayaran.
· Mengelola resiko untuk menghindari perputusan rantai suplai bisa dilakukan dengan beragam cara.
· Inventaris dapat dimaksimalkan dengan mengenalkan proses pabrikan dibentuk pada pesanan (pada permintaan) serta dengan memberikan informasi cepat dan akurat bagi penyuplai.
2. Jelaskan bagaimana e-commerce dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan!
Jawab:
E-commerce dapat mengurangi siklus waktu
Memperpendek waktu diambil oleh sebuah bisnis untuk menyalesaikan aktivitas secara produktif dari awal hingga akhir. Hal ini sangatlah penting untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. Demikian pula, mengurangi waktu dari awal munculnya ide hingga implementasinya itu penting, karena siapa yang pertama memasuki pasar dengan suatu produknya, atau siapa yang dapat menyediakan pelayanan lebih cepat daripada pesaingnya, maka dialah yang akan mendapatkan keunggulan bersaing.
Seluruh aktivitas EC adalah secara online dan elektronik. Jadi, hal ini memungkinkan mengurangi siklus waktu. Aktivitas dengan menggunakan EC dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja dengan cepat.
E-commerce meningkatkan kinerja karyawan
Dengan EC, karyawan dapt bekerja lebih cepat sehingga waktu yang tersedia dapat digunakan secara efektif dan efisien. Dengan EC, karyawan diberi wewenang untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan cepat, dan hal ini dapat membantu meningkatkan loyalitas pelanggan.
E-commerce memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
Peran EC bagi pelanggan adalah bahwa pelanggan dapat secara online mengakses situs bisnis, dan mencari barang yang diinginkan serta mencari informasi mengenai barang dan jasa yang ditawarkan oleh situs bisnis.
Kelebihan utama B2B:
· Menciptakan kesempatan penjualan baru
· Mengurangi penggunaan kertas dan biaya administratif
· Mengurangi siklus waktu dan proses
· Biaya pencarian dan waktu lebih rendah atas produk dan pemasok
· Meningkatkan produktivitas karyawan dalam hal pembelian dan/atau penjualan
· Mengurangi tingkat kesalahan dan meningkatkatkan kualitas jasa
· Membuat konfigurasi produk menjadi lebih mudah
· Mengurangi biaya pemasaran dan penjualan (bagi penjual)
· Mengurangi biaya tingkat persediaan
· Mempertinggi tingkat penyesuaian katalog online dengan harga yang berbeda untuk pelanggan yang berbeda
· Meningkatkan fleksibilitas produksi, dengan pengiriman Just-In-Time
· Mengurangi biaya perolehan (bagi pembeli)
· Mempermudah kostumisasi massa
· Menyediakan pelayanan pelanggan yang efisien
· Meningkatkan peluang untuk berkolaborasi.
3. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing?
Jawab:
Marketplace, merupakan suatu tempat baik secara aktual maupun ungkapan metaforik yang menggambarkan pasar atau terjadinya suatu pasar. Marketplace juga dipakai dalam suatu hukum merek dagang untuk menyatakan lingkungan aktual konsumen contohnya. ”Dunia nyata” yang mana tersedianya barang dan jasa untuk dikonsumsi. Marketplace adalah suatu lokasi dimana barang dan jasa diperjualbelikan atau dipertukarkan, termasuk di dalamnya adalah pasar tradisional yang mana merupakan lokasi dimana pedagang mendirikan gerai/toko dan pembeli mencari barang disana. Pasar seperti merupakan jenis pasar tertua dan tidak terhitung jumlah pasar seperti ini yang masih terus beroperasi di seluruh belahan dunia.
Keunggulan:
· Pembeli dan penjual dapat menyamakan pikiran.
· Terdapat regulasi hukum yang mengikat yang sangat fungsional dalam kegiatan perdagangan.
· Informasi relatif lebih lengkap dan jelas
· Memungkinkan pertukaran barang, jasa, atau informasi antara penjual dan pembeli, dan pembayaran yang diasosiasikan sebagai transaksi pasar.
Keterbatasan:
· Penjual dan pembeli harus bertemu di tempat yang sama.
· Penjual kurang bisa meluaskan pasarnya.
Marketspace, merupakan suatu bentuk informasi dankomunikasi berbasis lingkungan pertukaran elektronik – yang mana konsep marketspace ini masih terbilang relatif baru dalam dunia pemasaran. Marketspace menggambarkan suatu kondisi dimana tidak ada lagi hambatan dalam keputusan menjual atau membeli. Dunia dewasa ini telah berkembag menjadi beberapa industri marketspace yang spesifik yang terintegrasi dari marketplace melaui teknologi komputer dab telekomunikasi yang canggih. Istilah marketspace sendiri dipopulerkan oleh Rayport dan Sviokla pada 1994 untuk membedakan antara pasar elektronik dengan pasar konvensional. Pada suatu marketspace, terjadi pertukaran informasi dan/atau barang fisik, dan transaksinya berlangsung melalui komputer dan jaringannya. Jaringan disini meliputi Blog (dan komentarnya), Threads forum, dan layanan micro-blogging seperti Twitter. Pebisnis dan pelanggannya dapat melakukan percakapan dan komunikasi dua arah mengenai produk dan jasa, kampanye pemasaran (promosi) atau permasalah customer service menarik perhatrian dari pengguna internet.
Keunggulan:
· Penjual dan pembeli tidak harus bertemu secara langsung di tempat yang sama.
· Dari sisi penjual, akan mengurangi biaya, seperti biaya pemasaran, sewa toko, dan lainnya.
· Dari sisi pembeli, pertukaran informasi akan dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.
Keterbatasan:
· Kurangnya kepercayaan pembeli terhadap kualitas produk yang dijual melalui internet.
· Spesifikasi atau informasi mengenai produk yang terkadang kurang jelas dan tidak lengkap.
· Sistem pembayaran menggunakan transfer yang mana masih banyak pembeli yang tidak paham dan terkesan rumit.
· Akses internet yang masih mahal.
· Tidak semua masyarakat menggunakan internet.
4. Bandingkan harga Sony digital camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com. Situs mana yang memberikan harga terbaik?Dimana Anda mendapatkan informasi terbaik?
Jawab:
Sony Shopping.com Mysimon.com Bottomdollar.com Bizrate.com Pricescan.com
DSC-W200 $200 – $700
$200 – $700 Price not available
DSC-H7 $210 – $450
$449.95
DSC-T1 $257 – $500 $499.99
DSC-T100 $252 – $700 $699.99
DSC-H9 $297 – $900 $899.56
DSC-H50 $329.99
DSC-W290 $179.99
DSC-W300 from $270
DSC-H10 from $150
Situs yang memberikan harga terbaik : Mysimon.com, karena range harganya relative sama namun harga tertingginya lebih rendah dari pembandingnya.
Informasi terbaik didapat dari situs mysimon.com pula, sebab pada situs ini menginformasikan pembadingan harga di banyak took lain yang menjual kamera dengan tipe yang sama, serta terdapat kolom komentar dan rating dari baik para pengunjung situs mereka maupun konsumen yang telah melakkukan pembelian di toko online mereka. Di dalam situsnya juga memberikan informasi lengkap mengenai fitur dari tiap kamera serta penrangkat accessoriesnya.
5. Jelaskan bagaimana trust, kepuasan, dan loyalitas konsumen pada e-commerce!
Jawab:
Pemasaran “one-to-one”, Loyalitas, dan Kepercayaan di dalam E-Commerce
“one-to-one marketing” merupakan strategi pemasaran yang melayani setiap pelanggannya dengan cara yang berbeda dan unik.
Di dalam melakukan bisnis melalui web,akan sangat menguntungkan apabiila perusahaan dapat menggunakan / mempraktekkan teori “one-to-one marketing relationship”. Hal ini dapat dilakukan lewat berbagai cara.
Terdapat sebuah model pemasaran baru, seperti gambar di bawah ini:
The New Marketing Model
Dari gambar di atas, memperlihatkan hubungan antara konsumen-produsen seperti jalan dua arah. Proses dapat dimulai dari lingkaran kecil yang mana saja, tapi pada umumnya dimulai pada proses dimana konsumen menerima / mengetahui adanya promosi suatu barang, kemudian memutuskan menggunakan media apa untuk membeli barang tersebut (online/offline), setelah memilih media yang tepat, konsumen akan memutuskan bagaimana untuk membeli barang tersebut, apakah akan membeli barang tersebut secara eceran/satuan, atau membeli banyak dengan grup tertentu. Ketika transaksi terjadi, produsen akan memperoleh data yang berkenaan dengan perilaku pembelian konsumen tersebut, setelah meng-update database mengenai perilakukonsumen, perusahaan akan menilai lagi bagaimana penerapan 4P’s mereka terhadap konsumen, apakah sesuai atau tidak, setelah mendapatkan hasil dari riset tersebut, bagian promosi perusahaan menentukan bagaimana promosi yang baik untuk mendapatkan pelanggan, kemudia siklus ini kembali pada proses pertama,dan terjadi terus-menerus.
Salah satu keuntungan melakukan bisnis melalui internet adalah dapat memungkinkan perusahaan agar dapat selalu terhubung/berelasi dengan pelanggannya, sehingga dapat mengetahui apa yang diinginkan pelanggan, dan bagaimana perilaku pembeliannya. Misalnya saja amazon.com dapat mengirimkan e-mail kepada pelanggannya mengenai barang/ buku baru yang mereka jual. Atau expedia.com yang rajin mengirimkan e-mail kepada para pelanggannya mengenai promo-promo yang sedang mereka lakukan, seperti diskon.
Ada beberapa issue penting yang berhubungan dengan “one-to-one marketing”, yaitu personalization, collaborative filtering, customer loyalty, dan trust.
Personalization
Adalah penyesuaian antara pelayanan/servis, produk, dan isi dari promosi/ advertising dengan konsumen perorangan.
Customer Loyalty
Salah satu tujuan utama dari one-to-one B2C adalah untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Loyalitas pelanggan itu sendiri adalah tingkatan pelanggan untuk melakukan pembelian ulang terhadap spesifik vendor atau sebuah merek.loyalitas pelanggan itu juga diharapkan untuk meningkatkan penjualan dan laba perusahaan.
E-Loyalty
E-loyalty bias diartikan sebagai tingkat loyalitas pelanggan kepada e-tailer atau manufaktur yang menjual secara online. Perusahaan dapat membantu meningkatkan loyalitas pelanggan dengan mempelajari kebutuhan pelanggan, berinteraksi dengan pelanggan dan memberikan pelayanan istimewa kepada pelanggan.
Kepuasan dalam EC
Kepuasan ini sudah lama menjadi factor yang terkait dengan kepuasan pelanggan. Kepuasan itu sendiri telah mendapat perhatian yang banyak dalam penelitian yang berbasis EC. Pelanggan online melakukan pembelian untuk menghemat waktu, belanja saat took off-line tutup, menghindari keramaian dan memdapatkan harga yang lebih murah.pelanggan juga menikmati keuntungan belanja secara online dengan mengetahui produk yang tersedia dan mempelajari free promotions, pemberian ide, dan penjualan special.
Dalam laporan tahunan ASCI tahun 2005, tingkat kepuasan pelanggan menurun dengan banyaknya pengguna seperti terhadap Amazon dan eBay. Dalam dunia online, semua lebih mudah untuk berpindah dari satu tempat ke yang lain, tidak seperti dunia nyata. Jadi, loyalitas pelanggan teregantung pada pelayanan terhadap pelanggan.
Trust in EC
Jika seseorang saling percaya, mereka percaya bahwa partner akan melakukan sesuai apa yang dijanjikan atau disetujui. Bagaimanapun, kedua pihak memiliki risiko yang sama. Dalam marketspace, pembeli dan penjual tidak bias bertatap muka. Pembeli tidak dapat melihat produk secara langsung, tetapi hanya gambarnya saja. Trust merupakan bagian penting dalam transaksi yang terjadi global EC dalam melakukan tindakan yang dianggap legal tanpa terjadi penyimpangan dan konflik yang potensial yang diakibatkan perbedaan budaya dan lingkungan bisnis.
Tambahan bagi penjual dan pembeli dalam menjaga kepercayaan masing-masing, mereka harus mempercayai lingkungan komputerisasi EC dan infrastrukturnya. Jika salah satu tidak mempercayai keamanan infrastruktur dalam EC, mereka tidak akan merasa nyaman dalam penggunaan kartu kredit untuk melakukan pembelian.
How to Increase Trust in EC
Biasanya menggunakan pihak ketiga untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, seperti TRUSTe (truste.com) dan BBBOnline (BBBOnline.org). selain itu, dengan nama besar suatu merek juga dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, seperti melakukan pembelian kepada Wal-Mart.
6. Jelaskan bagaimana penerapan segmentasi pada e-commerce!
Jawab:
Merupakan suatu proses untuk membagi pelanggan dalam suatu grup untuk dilakukan riset pasar, advertising, dan penjualan. Konsumen dapat disegmentasikan dengan beberapa cara, misalnya dari geografi, demografi, psikografi, dll.
Perusahaan dapat membagi jutaan pelanggannya menjadi segmen yang lebih kecil. Brengman mengatakan pebelanja melalui internet disegmentasikan dari penggunaannya, seperti lifestyle, tema penggunaannya, perilaku berinternet, dll.
Dengan mengetahui pola segmentasi di atas, maka segmentasi pada e-commerce (internet) merupakan proses 5 tahap yang dikenal dengan 5M, yang terdiri dari:
1) Penetapan tujuan (mission)
2) Keputusan tentang anggaran (money)
3) Keputusan pesan (message)
4) Penetapan media, dan
5) Evaluasi mengenai kampanye (measurement)
7. Cari contoh 3 situs yang menerapkan B2B menggunakan e-commerce. Berikan gambaran tentang situs-situs tersebut.
Jawab:
Alibaba.com
Alibaba.com adalah sebuah situs yang termasuk dalam B2B EC, dimana barang yang dijual tidak hanya satu jenis produk tapi berbagai macam produk ditawarkan dalam situs ini. Produk-produk tersebut dikelompokkan menjadi kategori-kategori yang terletak pada bagian kiri tampilan. Alibaba.com merupakan the world’s largest online B2B marketplace. Dalam situs ini memungkinkan perdagangan yang meliputi seluruh dunia.
Dalam situs ini memberikan banyak sekali informasi yang mencakup apa yang terjadi di seluruh dunia, seperti produk-produk terbaru yang ditawarkan berbagai perusahaan. Terdapat juga komentar dari pengusaha bisnis online lainnya yang telah bekerja sama dengan alibaba.com.
Easytrade.com
Seperti halnya alibaba.com. easytrade.com adalah global e-marketplace yang memfasilitasi pebisnis unruk saling berinteraksi khusunya dalam urusan bisnisnya. Konten situs ini lengkap, menawarkan banyak sekali jenis produk, memasarkan lewat situs ini sangat efektif.
EC21.com
EC21 merupakat global B2B marketplace yang pada dasarnya situs ketiga ini sama dengan para pembandingnya, keunggulannya, pada EC21 ini menawarkan visitornya quick tour dari situsnya, selebihnya, mengenai kategori produk dagangnya sama seja dengan kedua situs yang lain.